Proses Pabrik Ammonia K-2

Sebagai perusahaan kimia, PT. Pupuk Kaltim memproduksi ammonia dan urea sebagai produksi utama. Pupuk urea sebagai core bisnis utama PT. Pupuk Kaltim diproduksi dari reaksi synthesis ammonia (NH3) dan CO2. Kapasitas produksi ammonia sebesar 1,85 juta ton/th. Proses reaksi pembentukan ammonia dari bahan baku Gas Alam dan udara. Sebagai trainee setidaknya saya harus mengerti tentang proses bisnis di PT. Pupuk Kaltim. Maka dari itu proses produksi ammonia saya catat untuk tetap diingat dan dipelajari. Berikut blok diagram dan sedikit catatan dari saya:

Slide1

Katalis berfungsi untuk mempercepat laju reaksi kimia.
Desulfurizer: Proses ini berfungsi untuk menghilangkan kandungan sulfur dalam gas alam. Sulfur bersifat racun pada katalis yang dapat menyebabkan kejenuhan. ( ZnO + H2S <=> ZnS + H2O ). Sebelumnya terdapat sulfur organik yang harus diubah menjadi sulfur anorganik dengan ditambah H2. ( RSH + H2 => RH + H2S) Kandungan sulfur < 0,05 ppm
Primary Reformer: Proses pembentukan H2 (Hidrogen) dari reaksi gas alam (CH4) dengan steam (H2O). ( CH4 + H2O <=> CO + 3H2 )
Secondary Reformer: Proses pembentukan gas sintesa H2 dan N2(nitrogen) dari udara bebas. O2 pada udara bebas direaksikan dengan H2 untung menghasilkan panas untuk pembakaran CH4. Kemudian didapatkan H2 kembali dari reaksi  CO dengan H2O. ( 2H2 + O2 => H2O + panas, CH4 + H2O <=> CO + 3H2 dan CO +H2O <=> CO2 + H2 )
HTS & LTS: High & Low temperature shift converter berfungsi untuk mengubah CO menjadi CO2. HTS berfungsi untuk mempercepat reaksi dan LTS sebagai kesetimbangan agar konveksi CO2 semakin banyak dan tidak kembali. CO2 harus di alihkan menuju urea plant dan CO2 removal agar tidak meracuni katalis pada converter ammonia. ( CO + H2O <=> CO2 + H2)
Absorber: Proses menyerap CO2 dengan bantuan larutan benfield. Ketika CO2 sudah diserap dilanjutkan menuju proses methanator. ( Temperature rendah & tekanan tinggi)
Stripper: Proses stripping CO2 dengan steam lalu membuang CO2 menuju CO2 product dan urea plant. Kedua proses absorber dan stripper berfungsi untuk pemurnian gas sintesis H2 dan N2 dari CO2. ( Temperature tinggi & tekanan rendah)
Methanator: Proses mengubah CO dan CO2 menjadi methana CH4. ( CO2 + 4H2 => CH4 + 2H2O & CO + 3H2 => CH4 + H2O)
Ammonia Converter: Proses unit synthesis loop dengan membentuk reaksi ammonia dari hidrogen dan nitrogen dalam bentuk gas. ( N2 + 3H2 <=> 2NH3)
Refrigerasi: Proses pendinginan (penurunan temperature) ammonia dan mengubah bentuk ammonia dari gas ke cair. Ammonia cair dapat disimpan pada storage (kilang ammonia).

Berikut sedikit catatan dari proses pembentukan ammonia.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: